1 Orang 2 Kejahatan, Polres Pulpis Tangkap Pelakunya

KALTENGNEWS, Pulang Pisau – Polres Pulpis, SD (34) tidak bisa mengelak saat anggota Satreskrim Polres Pulang Pisau jajaran Polda Kalteng, menangkapnya di Desa Mintin Km 23 Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. SD diduga melakukan pencurian dan penggelapan sepeda motor di daerah setempat.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Dedy Sumarsono, S.I.K., M.H. mengatakan, pelaku sebelumnya melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor Honda Beat KH 5488 TL milik Yanson Aperanoto di Desa Goha RT 04 Kecamatan Banama Tingang, Pulpis sekitar bulan November 2016 lalu.

“Sepeda motor tersebut dicuri pelaku saat anak korban bernama Siska mandi di lokasi pemandian yang ada di Desa Goha,” kata Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Endro Aribowo, S.I.K. dan Kasatreskrim AKP. Edia Sutaata, S.H., M.H. saat press release, Kamis (04/01/2018) pukul 10.00 WIB.

Sepeda motor yang lupa dilepas kuncinya oleh pemiliknya tersebut membuat pelaku mudah membawa lari sepeda motor Honda Beat warna merah tersebut yang diparkir dengan jarak kurang lebih 20 meter dari pemandian.

Selain mencuri, AKBP Dedy menerangkan, pelaku juga melakukan penggelapan satu unit sepeda motor Yamaha Mio KH 3621 JH milik Kariyanto warga Desa Sidodadi RT 07 Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur di pelabuhan Desa Mintin RT 02 Kecamatan Kahayan Hilir, Jumat (27/01/2017) setahun yang lalu.

Awalnya, pelaku SD datang untuk meminjam sepeda motor dengan alasan menjemput anak pulang sekolah. Karena merasa kasihan, Imron, yang sebelumnya dititipi sepeda motor oleh Kariyanto meminjamkan motor tersebut.

“Sudah dipinjami, pelaku yang hanya tamatan SD ini malah membawa kabur dan menyimpan sepeda motor tersebut di Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas,” tuturnya.

Untuk tindak pidana pencurian pelaku dikenakan Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun. Sedangkan untuk penggelapan, polisi mengenakan Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman kurungan 4 tahun.

“Kami masih mendalami kejadian ini, namun sampai sekarang masih diakui pelaku bahwa ia melakukan aksinya sendiri,” pungkas Kapolres. (Kaltengnews)

- Info Redaksi Kalteng News -