2 Pemuda Pengangguran Ini Ditangkap Polisi Bartim Kepergok Curi Ayam

KALTENGNEWS, Barito Timur – Jajaran Polsek Dusun Tengah (Ampah) jajaran Polres Barito Timur (Bartim) berhasil meringkus dua orang pelaku tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan dan tindak pidana pengeroyokan terhadap Korbanya.

Pelaku yang berinisial R (21) warga Desa Bipak Kali Kec. Gunung Bintang Awai Kab. Barito Selatan (Barsel) ditangkap oleh Tim Buser Polsek Dusun Tengah, Rabu (10/1/2018) sekitar 15.00 WIB di kediamannya di Desa Bipak Kali.

Sementara satu pelaku lainnya berinisial RR (24) warga Kampung Rahan Desa Gagutur Kec.Gunung Bintang Awai Kab.Barsel berhasil ditangkap pada hari Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 09.00 WIB di Desa Patas Kec. Gunung Bintang Awai Kab. Barsel.

“Saat kita lakukan penangkapan terhadap tersangka RR berusaha melarikan diri sehingga petugas kita terpaksa melakukan upaya paksa dengan melumpuhkan tersangka dengan tembakan di bagian kaki,” kata Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan, SIK melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu Syafuan Nor, SIK.

Kapolsek menambahkan, kedua tersangka melakukan kejahatan bersama satu tersangka lain yang pada saat kejadian berhasil ditangkap oleh korban dan kasusnya sudah diselesaikan melalui Diversi karena tersangka masih dibawah umur dan masih sekolah.

Para tersangka ini melakukan aksi pencurian Ayam milik Korban di desa Tampa Rt.4 Kec. Paku Kab. Bartim, Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat melakukan pencurian tersebut korban terbangun karena mendengar suara kaki para pelaku, kemudian korban mengintip keluar rumah dan melihat para pelaku mengambil ayam milik korban di kandangnya.

Melihat hal tersebut korban langsung keluar dan mengkap salah satu pelaku, melihat temannya ditangkap tersangka R dan RR langsung menyerang korban dan memukul korban dengan helm. Bahkan istri korban yang ingin menolong suaminya pun diserang dengan menarik rambutnya hingga istri korban terjatuh.

Merasa terancam korban berteriak minta tolong sehingga para pelaku langsung melarikan diri, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar di kepala dan wajah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dusun Tengah.

“Saat ini kedua tersangka masih dalam pemeriksaan petugas Polsek Dusun Tengah Polres Bartim untuk proses hukum lebih lanjut sesuai pasal 363 dan pasal 170 KUHP Dengam ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” ujarnya kepada tribratanews. (Kaltengnews)

- Info Redaksi Kalteng News -