Lukisan Karikatur Dan Tulisan Dinding Tembok digunakan sebagai penyuluhan warga binaan Rutan

KALTENGNEWS – Dalam rangka memberikan penyuluhan hukum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tamiang Layang melakukannya lewat lukisan karikatur serta tulisan di dinding tembok, ungkap Wahyudi Kepala Rutan Tamiang Layang saat memberikan penyuluhan tentang kegiatan menyambut Bulan Suci Ramadhan Rabu (16/05).

Dijelaskannya, lukisan karikatur tersebut menggambarkan tentang perjalanan tentang seseorang yang melakukan kegiatan yang melanggar hukum, ditangkap, diproses secara hukum hingga akhirnya menjadi seorang tahanan/narapidana. Sedangkan tulisan tersebut sengaja dibuat agar para WBP setiap harinya tidak terlepas dari pesan hukum yang disampaikan, merupakan aturan-aturan yang harus ditaati bagi setiap WBP serta semangat dan motivasi bagi mereka agar kehidupan selanjutnya bisa lebih baik dari sekarang.

Karikatur dan Lukisan

Dari hal tersebut kata Wahyudi, selain bisa mengefisienkan kita para petugas dalam memberikan penyuluhan hukum kepada WBP agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum lagi dikemudian hari juga untuk menambah keunikan Rutan Tamiang Layang agar lebih kreatif dan bisa membedakan dari Lapas/Rutan yang ada di Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah.

Dikatakannya, lukisan serta tulisan pesan ini dibuat oleh WBP Rutan bernama Dunto yang terlibat kasus narkoba dengan vonis hukuman 4 tahun kurungan. Selama pengerjaannya Dunto dibantu beberapa WBP lainnya sehingga bisa menyelesaikan dengan baik. Selain lukisan karikatur serta tulisan pesan, kita juga telah membuat lukisan pemandangan dan taman alam disetiap dinding tembok rutan, hal ini dilakukan agar bisa menghilangkan suasana seperti biasanya. Kita ingin Rutan lebih hidup, lebih baik serta enak dipandang mata sehingga bisa membawa suasana kedamaian terutama bagi para WBP, ucap Wahyudi

- Info Redaksi Kalteng News -