Tujuh lokal gedung sekolah SD,SMP satu atap ludes dilalap sijago merah

Kapuas hulu – kaltengnews.com
Ditengah masyarakat sedang memikirkan pemimpinnya di kabupaten kapuas melalui pemilukada 27 juni 2018 untuk bupati mereka lima tahun kedepan. Namun beberapa waktu lalu (23/06/18) tepatnya di Desa Tumbang Bukoi Kecamatan Mandau Talawang kapuas hulu, desa itu merupakan desa paling ujung wilayah Kabupaten Kapuas. Tujuh lokal bangunan SD dan SMP satu atap ludes terbakar dilalap sijago merah.

Adapun kronologis terjadinya kebakaran itu dini hari sekitar 01:00 wib, hal ini diterangkan sejumlah warga kepada media ini. Lebilanjut warga mengatakan sekolah itu adalah sekolah yg satu satunya harapan mereka kepada anak anaknya untuk belajar, dan harapan mereka kepada pemerintah kapuas untuk membuat solusi supaya anak anak mereka bisa belajar seperti biasa.

Hari yang sama Bidu sebagai kepala desa tumbang bukoi, ketika dimintai keterangannya mengatakan, pihak desa akan kerja sama dengan pihak sekolah untuk menyiapkan tempat belajar mengajar sampai ada gedung pengganti dari pemerintah daerah. Harapan kades pemerintah kapuas melalui dinas pendidikan dapat merealisasi bagaimana gedung sekolah sebagai asset negara itu kembali dibangun imbuhnya. Begitu juga harapan anak anak yg sekolah di gedung yg terbakar tersebut Rian kls 6 mengatakan ” diminta kepada pemerintah daerah agar tempat belajar mereka dikembalikan seperti biasa” sebelum terbakar.

Kepala sekolah (Mardi, 54 thn) mengatakan kerugian material yang diperkirakan mencapai 1 miliar. Disinggung mengenai kebakaran yang menimpa salah satu Aset Milik Negara yang berada di desa Tumbang Bukoi, Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas. “Seperti yang kita ketahui bahwa di desa ini tidak ada nya PLN dan Jaringan serta di sekolah tersebut tidak adanya arus listrik serta kompor gas yang sudah tidak fungsi. Saya ( Mardi – red ) mengatakan saya tidak bisa pastikan darimana asal usul api, itu wewenang polisi nanti mengungkapnya terang beliau.masi kepsek mengataka kalau beliau saat kejadian tidak berada di tempat sedang mengikuti bimtek di kapuas. Besok harinya kepsek melaporkan kejadian itu ke polsek kapuas hulu.
(David-kn)

- Info Redaksi Kalteng News -