Karyawan Perusahaan Dibekuk Satresnarkoba Polres Bartim Karena Kedapatan Membawa Sabu

Kaltengnews,Bartim– Polres Barito Timur – Seorang karyawan perusahaan kedapatan membawa Narkoba jenis sabu seberat 1,24 gram diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Timur (Bartim), Senin (28/01/2019) kemarin sekitar pukul 19.30 WIB.

Pelaku EC (36) warga Bamban Kec. Benua Lima Kab. Bartim tak berkutik saat Satresnarkoba Polres Bartim membekuknya pada waktu melintas di jalan Desa Bamban Kec. Banua Lima. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan didapati dua paket Narkoba jenis sabu seberat 1,24 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok.

Kapolres Barito Timur AKBP Zulham Effendy, S.I.K., M.H melalui Kasatresnarkoba AKP Dani Sutirta, S.H yang memimpin penangkapan menjelaskan, penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat, bahwa pelaku sering mengedarkan Narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Benua Lima dengan menggunakan sepeda motor yang ciri-cirinya sudah diketahui.

“Kami kemudian melakukan pembuntutan terhadap sepeda motor yang diduga dikendarai pelaku. Pada saat melintas di depan pemakaman kristen Desa Bamban Kec. Benua Lima dan kemudian berhenti di pinggir jalan kami langsung melakukan penangkapan. Dengan disaksikan Ketua RT. 03 Masibu Desa Kandris dan warga sekitar kami melakukan penggeledahan badan dan menemukan barang bukti sabu yang disimpan di dalam dua bungkus rokok dengan berat 1,24 gram,” jelas Kasat.

Selain itu kami juga mengamankan beberapa barang bukti seperti satu buah Handphone Samsung warna putih, satu buah sendok dari pipet, empat lembar plastik klip kecil bening, satu potongan plastik warna hitam, satu buah tas slempang warna hitam, uang sebesar Rp 872 ribu, satu buah bong terbuat dari botol plastik, satu buah pipet kaca, satu unit sepeda motor Suzuki Smes warna oranye hitam tanpa nomor kendaraan. Saat ini tersangka dan barang bukti sudah berada di Polres Bartim guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Akibat perbuatanya tersebut kami akan menjerat tersangka dengan pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 (1) UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 (Lima) tahun dan maksimal 20 tahun Penjara,” pungkasnya.

- Info Redaksi Kalteng News -