Ben Brahim Surati Perusahaan Agar Perkebunan Sawit Tak Beri Izin Pekerja Mudik

KUALA KAPUAS- KALTENGNEWS, Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT menyurati perusahaan besar swasta, khususnya perkebunan kelapa sawit untuk mengimbau pekerja tidak mudik lebaran.

“Ini upaya mencegah penularan Covid-19. Kita juga tidak ingin membebani daerah lain yakni karena kalau ada dari Kota Kuala Kapuas yang ke luar Jawa maka berarti akan menjadi ODP (Orang Dalam Pemantauan), padahal saat ini saja di sana sudah banyak,” katanya, Rabu (15/4/2020).

Lanjut Ben,Saat ini Kabupaten Kapuas berstatus zona merah Covid-19. Jika warga dari kabupaten itu ke daerah lain, maka otomatis akan menjadi ODP dan harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.saat ini perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kapuas berjumlah puluhan ribu, para pekerja akan sangat berpengaruh terhadap upaya pencegahan Covid-19.

“Ia menyebut jika puluhan ribu pekerja yang umumnya berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat tersebut diminta tidak diberi izin mudik lebaran, apabila diizinkan maka akan sulit pengawasan di daerah tujuan. Karena akan menerima banyak warga yang berstatus ODP di Kabupaten Kapuas yang sudah berstatus zona merah.Untuk mencegah hal itu, Bupati Kapuas mengaku sudah membuat surat edaran yang dikirim ke seluruh perusahaan besar swasta dengan tujuan pihak perusahaan melarang pekerja mudik lebaran”.

“Ini demi kenyamanan bersama dan demi NKRI. Saya berharap perusahaan membantu pemerintah daerah dalam menjalankan upaya mencegah penularan Covid-19 dengan mencegah pekerja mudik lebaran,Kami meminta kepada seluruh pimpinan perusahaan besar swasta (PBS) yang berada di Kabupaten Kapuas tidak memberi izin kepada para pekerjanya mudik lebaran keluar wilayah Kabupaten Kapuas,” tegas Ben Brahim.(Sup/Kapuas)

- Info Redaksi Kalteng News -