Bencana Banjir diwilayah Kecamatan Mentaya Hulu Kapolsek lakukan cek Wilayah secara menyeluruh

Kaltengnews.com. – Polda Kalimantan Tengah – Polres Kotawaringin Timur – Dalam Bencana Banjir Kapolsek Polsek Mentaya Hulu, lakukan pengecekan terhadap seluruh wilayahnya guna antisipasi dampak gangguan Kamtibmas yang kemungkina bisa terjadi. (15/9/2020).

Kejadian Bencana Banjir akibat luapan daerah aliran Sungai Mentaya yang terjadi beberapa minggu ini, meskipun bencana seperti ini bukan yang pertama kali, namun harus memperoleh perhatian yang serius dari Pihak terkait sesuai dengan Tupoksinya.

Dalam hal ini Wilayah Kecamatan Mentaya Hulu adalah yang termasuk sangat terdampak hampir diseluruh wilayahnya, untuk itu untuk antisipasi Gangguan Kamtibmas Kapolsek Mentaya Hulu dengan menggandeng Intansi terkait antara lain Koramil 1015-13 Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kecamatan Bukit Santuai dan BPBD Mentaya Hulu.

Adapun wilayah yang menjadi sasaran adalah Desa dan Kelurahan yang ada di Mentaya Hulu, meliputi Kelurahan Kuala Kuayan, Desa Tanjung Jariangau, Desa Baampah, Desa Pamantang, Desa Tangar, Desa Tumbang Sapiri, Desa Tangkarobah, Desa Tanjung Bantur, Desa Bawan, Desa Pahirangan, Desa Santilik, Desa Satiung dan Desa Kawan Batu selanjutnya Desa Tubang Tilap yang berada di Kecamatan Bukit Santuai.

Secara umum dari pantauan desa-desa tersebut diatas terutama yang posisinya berada tepat ditepi Sungai akan terdampak Banjir luapan sungai, dengan ketinggian rata-rata antara 20 cm sampai dengan 100 cm diatas permukaan badan jalan dan tentunya menggenang perumahan yang ada disepanjang kawasan tersebut.

Saat dikonfirmasi Kapolres Kotim Akbp. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si melalui Kapolsek Mentaya Hulu Iptu. Roni Paslah, S.H, Berdasarkan Informasi yang dihimpun dari laporan kegiatan Kamtibmas yang dilaporkan, menerangkan bahwa Banjir diakibatkan meluapnya debit air di Sungai Kuayan bermuara ke Sungai Mentaya akibat curah hujan yang tinggi dari wilayah hulu dan hilir, kemudian apabila di daerah hulu terjadi hujan dengan intensitas tinggi maka debit air sungai akan semakin tinggi juga dan berpotensi terjadi banjir yang lebih besar sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. (ton-sam)

- Info Redaksi Kalteng News -