BNPT Gelar Workshop Video Pendek Cara Menangkal Terorisme

KALTENGNEWS. Palangka Raya – Praktisi perfilman nasional Ratikala Bhre Aditya berbagi pengalaman kepada ratusan pelajar, mahasiswa, dan pendidik, di kegiatan workshop pembuatan film pendek “Menjadi Indonesia” bagi pelajar dan mahasiswa se-Kota Palangka Raya, di Aula Jayang Tingang, Rabu (28/03).

Kegiatan berbentuk workshop yang Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Tengah (Kalteng)

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia terus berupaya menangkal penyebaran faham terorisme di kalangan generasi muda hingga di berbagai daerah, Caranya pun makin kreatif dan variatif. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan film pendek bertemakan nasionalisme.

Peserta kegiatan “Menjadi Indonesia” ini diikuti sekitar 200 orang, berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar tingkat SMA dan SMK sederajat, se-Kota Palangka Raya.

Dua pemateri dari kalangan praktisi dan insan perfilman nasional dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Yakni, Aca Hasanudin Matenga dan Ratikala Bhre Aditya.

Selain mereka, panitia juga mendatangkan Khoirul Ikhwan, mantan narapidana terorisme (Napiter) kasus bom Solo, Polres Cirebon, dan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta.

Kegiatan diawali pembukaan yang dihadiri Plt Sekda Provinsi Kalteng Fakhrizal Fitri yang diwakili Ir I Ketut Widi, pengurus BNPT Pusat Fachruddin, dan pejabat terkait lainnya.

Ketua FKPT Provinsi Kalteng Drs H Nurul Edy M.Si, dalam laporannya di acara pembukaan, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas beberapa tujuan.

Di antaranya, mendorong pelajar dan tokoh pendidik untuk berpartisipasi aktif dalam pencegahan terorisme di lingkungannya.

Kemudian, menanamkan kecintaan para pelajar terhadap bangsa dan negara sehingga tidak mudah terpengaruh faham-faham radikal yang muncul di sekitarnya.

“Selanjutnya, kita berupaya memberikan pelatihan kepada pelajar untuk menyalurkan bakat dan kreativitasnya sekaligus sarana perpaduan gagasan dalam pencegahan faham radikalisme,” ujar Nurul Edy.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalteng ini menambahkan, melalui kegiatan demikian, diharapkan juga meningkatkan sinergitas antar-lembaga dalam merumuskan langkah kebijakan yang tepat dalam pencegahan terorisme. (Kalteng News/YKS)

- Info Redaksi Kalteng News -