Bukannya Jadi Pelindung Malah Jadi Ayah Yang Bejat

KALTENGNEWS. Bartim – Polres Bartim – Bejat!!! Kata itulah yang pantas diberikan kepada seorang Ayah di Desa Jaar Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalteng yang tega menyetubuhi anak kandungnya. Bunga (bukan nama asli) yang saat itu masih berumur 17 tahun harus menjadi korban nafsu bejat ayahnya sendiri.

Aksi bejat pelaku TN (45) berawal pada bulan Agustus 2015 yang lalu, saat itu sekitar pukul 21.00 WIB korban dan adiknya tidur bersama ayahnya di dalam kamar rumah tempat tinggal mereka yang memang hanya memiliki satu kamar tidur.

Korban saat itu terbangun ketika merasakan ada seseorang yang meraba raba bagian sensitifnya. Korban terkejut ketika mengetahui yang melakukan hal tersebut adalah Ayahnya sendiri.

Dengan ancaman akan dipukul apabila menolak dan memberitahukan perbuatanya kepada orang lain, TN terus melanjutkan aksinya menyetubuhi korban yang tidak berdaya karena kedua tangannya dipegangi oleh ayahnya.

“Perbuatan tersangka tersebut dilakukan berulang ulang hingga puluhan kali dengan disertai ancaman dan paksaan kepada korban untuk melayani nafsu tersangka,” kata Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan, SIK melalui Kasatreskrim Polres Bartim AKP Andika Rama, SIK

Andika menambahkan karena perbuatan tersangka tersebut saat ini korban hamil saat dilakukan visum usia kandungan korban 1,5 bulan.

Aksi bejat sang Ayah tesebut diketahui dan dilaporkan oleh tante Korban ke Polres Bartim, Korban memberanikan diri menceritakan apa yang dialaminya kepada tantenya karena takut dirinya hamil karena sebelumnya korban merasa mual mual dan muntah.

“Saat ini tersangka T telah kita amankan di Polres Bartim untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, selain itu petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu buah kelambu, sarung bantal dan guling,” ungkap Andika.

Karena nafsu bejatnya itu tersangka yang sudah lama menduda karena istri sudah meninggal, harus mendekam di balik jeruji besi dengan ancaman hukum diatas 6 tahun penjara sesuai pasal 81 dan pasal 82 undang undang nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak. (Kalteng News).

- Info Redaksi Kalteng News -