Bupati Pulang Pisau Hadiri Rakor Evaluasi Karhutla di Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019

Kaltengnews,Pulpis- Bupati Pulang Pisau Edy pratowo menghadiri rapat koordinasi evaluasi penanganan darurat bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019 dan strategi pencegahan kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana karhutla tahun 2020,   yang digelar di aula Eka Hapakat Kantor Gubernur  di Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah Senin, (4/11).

Dalam Kegiatan  itu yang  dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran tersebut dihadiri para Wali Kota,Bupati Dan Pejabat kabupaten /kota yang ada wilayah Kalteng.

Dalam paparannya Bupati pulang pisau Edy Pratowo mengatakan hotspot api di pulang pisau tingkat tinggi tapi penanganannya masih bisa diatasi karena pagi siang dan malam bekerja dengan baik, dan kerja sama kami luar biasa karena Pulang Pisau selain dari pada tim karhutla juga membentuk poslab di delapan Kecamatan dan juga ada membentuk di tiga Kecamatan Desa tanggap bencana(Destan) ditambah lagi ada 400 masyarakat peduli api, dan juga Manggala Agni semuanya bekerja luar biasa.

Ditambahkan Edy pratowo, untuk penanganan karhutla di tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mengalokasikan dana APBD 2020 kurang lebih 3,6 milyar dan kami programkan untuk anggaran pencegahan

kurang lebih 1,6 miliar dan anggaran untuk kesiapsiagaan sebesar kurang lebih 2 miliar dan sudah di rembukan semua stakeholder.

” Dan juga mungkin cara penanganannya kita rubah dan lakukan dengan baik semisal contoh seperti kebakaran di pulang pisau banyak didukung oleh teman-teman yang peduli terhadap penanggulangan kebakaran karhutla , dan kita didukung oleh masyarakat peduli api yang berjumlah kurang lebih 400 anggota MPA, mereka bekerja di saat ada kebakaran kalau bisa polanya di balik, jangan disaat kebakaran baru mereka menerima 145.000, Rp100.000 insentif Rp45.000 uang makan kalau bisa itu di balik dan kapan perlu mereka kita kasih bonus, di mana desa yang tidak kebakaran mereka kita kasih bonus, artinya masyarakat menjaga agar di desanya tidak terjadi kebakaran/karhutla “pungkas Bupati Pulang Pisau. (Romi /Pulpis)

- Info Redaksi Kalteng News -