Dinas Pendidikan Provinsi Memasuki Triwulan III Capai Progres Serapan Anggaran Tahun 2019

Kaltengnews,Palangka Raya- Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah memasuki Triwulan III bulan pada September sudah mencapai target apa yang sudah direncanakan yaitu sudah memasuki angka keseluruhan 70-75% dan masih belum habis massanya Triwulan III.
Kepala bidang Pembinaan SMK Dr. H. Noor Halim, M.Pd, saat diwawancarai Kaltengnews , menjelaskan Secara tekhnis khusus yang bidang SMK Pagu anggaran untuk DAK 58 miliar APBD murni 15 miliar total 70 miliar dan untuk penyerapan anggaran smpai dengan hari ini baik Bos baik itu DAK,  APBD murni untuk SMK sendiri sudah hampir mencapai 65 % dan untuk progres pisiknya 66%
“Secara keseluruhan Dinas Pendidikan Provinsi 55%  kalau kita melihat SOPD se kalimantan tengah tingkat provinsi itu sudah cukup besar paling tidak kita mendapat kan 5 besar atau 10 besar kalau secara teknis cukup baik,  dalam pelaksanaannya kita dilapangan ada mendapatkan kendala walaupun kita ingin mempercepat pelaksanaan proses anggaran salah satunya SMK 3 Bontok pembangunan asrama dan SMK 3 Kumai karna itu lelang ulang mundur akhirnya tapi secara keseluruhan pengelolaannya relatif aman, alias dapat mengejar target”.

“untuk dana ada dua APBD maupun APBN/DAK untuk dana DAK kita ada mengerjakan beberapa kegiatan antara lain pembangunan wc baru,pembangunan RPS, ada juga rehap toilet, membangun Ruang kelas baru dan ini sudah berproses. Untuk dana DAK ini cukup ketat limit waktunya, artinya apabila tidak mencapai target yang ditentukan oleh pusat itu bisa terblokir kalau lambat untuk SMK alhamdulillah berproses dengan baik dan lancar, untuk pembangunan pisik yang 30% itu sudah kita lewati bahkan fisik dilapangan hampir rata-rata 65% sudah dan kita diijinkan untuk mengambil uang berikutnya, kalau dalam beberapa waktu ini terealisasi maka akan semakin tinggi realisasi kita alhamdulillah cukup aman”.

H. Noor Halim menambahkan Semua kegiatan yang dijelaskan itu semua sedang berjalan, dan kami melihat dari irama perjalanan pembangunan itu artinya kita targetkan  sebelum Desember atau selambat-lambatnya awal Desember sudah selesai, plening pembangunan awal Desember sudah selesai semua dengan pembayarannya, mudahan tidak seperti sebelumnya sampai macet tidak bisa dibayar ini sudah kita antisipasi bagaimana caranya jangan sampai terjadi keterlambatan.

Bahkan mekanisme lain untuk DAK ini, sebelum meminta pembayaran ketahap berikutnya itu harus direpio kembali oleh APIP/inspektorat dan punya kita sudah dan kita siap melaksanakan tahapan selanjutnya, dan optimis kita  untuk dinas pendidikan paling tinggi untuk realisasi pungkasnya. (Red)

- Info Redaksi Kalteng News -