Ditreskrimsus Polda Kalteng, Berhasil Menggagalkan Ratusan Kayu Illegal Logging

KALTENGNEWS, Polda Kalteng – Polda Kalimantan Tengah dalam hal ini Ditreskrimsus berhasil menangkap dan mengamankan ratusan kayu olahan dan hasil kegiatan ilegal logging dari hutan yang ada di Kalimantan Tengah. Kayu yang berhasil diamankan oleh Polda Kalteng merupakan hasil penebangan pohon yang merupakan pohon yang sudah mulai langka seperti ulin, meranti dan lainnya.

Dalam Press Releasenya, Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen. Pol Anang Revandoko melalui Dirreskrimsus Kombes Pol. Adex Yudiswan, mengatakan sesuai dengan arahan Kapolri dan Kapolda untuk menegakkan tindak pidana illegal logging di wilayah Kalteng khususnya hari ini dan beberapa hari yang lalu kita sudah melakukan upaya upaya penindakan sesuai dengan Hukum, ujarnya, sabtu (12/05).

Ditambahkan lagi, bahwa sesuai dengan undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 mereka telah melakukan tindakan ilegal dan kami telah berhasil menangkap beberapa tersangka dengan kendaraannya di lima (5) Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dan saat ini kita sudah melakukan penahanan terhadap lima (5) orang dan kita lakukan dalam proses lanjut, ungkapnya.

Salah satu lokasi penangkapan yaitu berada di daerah di Taman Nasional Sebangau (TNS), saat mendapatkan informasi kita bergerak cepat melakukan penangkapan dan selain itu juga ada penangkapan di Muara Teweh kemudian ada di depan Terminal Kota Palangkaraya dan beberapa daerah lainnya dan rencananya akan dikirim ke luar daerah melalui jalur laut, jumlah keseluruhan yang kayu yang disita kira-kira 140 kubik dan saat ini terus melakukan upaya-upaya pengungkapan lainnya dan tidak hanya berhenti di sini di mana pun kita akan kejar dan untuk memberikan rasa aman dan kepastian bahwa kita punya wilayah punya hutan yang baik untuk kegiatan rakyat. Pelaku akan di kenai pasal pasal 88 ayat 1 huruf a 2016 yaitu orang perorangan atau badan hukum yang sengaja melakukan upaya ilegal dengan ancaman hukuman minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun dengan denda Rp. 500.000.000,- dan penahanan terhadap pelaku dan juga kita akan tingkatkan ke pemiliknya penadahnya dan sampai kepada akhirnya pemodalnya, tutupnya.(kaltengnews)

- Info Redaksi Kalteng News -