DPMPTSP sampaikan  Peraturan BPH Migas

KALTENGNEWS, Pulang Pisau – Kepala Dinas DPMPTSP kabupaten Pulang Pisau Propinsi Kalimantan Tengah, Usis I Sangkai S.Hut M.Si mengatakan, BPH Migas Buka Peluang untuk Pengusaha Kecil Salurkan BBM Untuk memberikan kesempatan bagi para pengecer untuk menjual bahan bakar minyak (BBM) secara legal, Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas telah menerbitkan Peraturan BPH Migas Nomor 6 Tahun 2015.

“Mohon dibantu untuk mengimformasikan kepada masyarakat, karena pihak kami merasa perlu agar masyarakat mengetahui hal ini, sehingga usahanya menjadi legal dan tidak bermasalah memiliki payung hukum yang melegalkan mereka dalam mengecer BBM dan bisa pula mendistribusikan BBM ke pelosok tidak melawan aturan Migas”.

“Usis menjelaskan Peraturan BPH Migas No 6 tahun 2015 mengamanatkan tentang penyaluran jenis BBM tertentu dan khusus serta memberikan penugasan kepada sub penyalur atau yang lebih dikenal dengan sebutan pangkalan untuk mengakomodir penyalur tersebut, dengan maksud menanggulangi permasalahan ketersediaan dan kelancaran pendistribusian BBM di wilayah-wilayah terpencil, khususnya yang belum terdapat penyalur BBM resmi.Peraturan tersebut bertujuan untuk mengatasi penyaluran BBM di wilayah terpencil yang sangat minim fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Sub penyalur itu diharapkan menjadi suatu legalitas lembaga yang secara terbuka dapat berdiri untuk kepentingan masyarakat,” katannya.

” Ia melanjutkan selain peraturan itu, Undang-Undang No 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas (UU Migas) telah mengamanatkan untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran penyaluran BBM untuk kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia Kita berharap agar usaha masyarkat menjadi lancar dan kebutuhan akan BBM menjadi terpenuhi sampai dengan masyakat pengguna dan Ia berharap dengan diterbitkannya peraturan tersebut dapat memberikan legalitas dan kenyamanan serta keamanan bagi para sub penyalur/pangkalan dalam menyalurkan BBM di setiap wilayah Kabupaten Pulang Pisau bumu “Handep Hapakat tutupnya. (RH/KAKTENGNEWS)

- Info Redaksi Kalteng News -