DPRD Himbau Warga Pulpis Waspada Produk Ikan Kaleng

Kaltengnews. Pulang Pisau – Sesuai dengan dikeluarkannya surat edaran dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) tentang penghentian sementara penjualan ke 27 jenis produk ikan kaleng, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau Diharyo, menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menghindari mengkonsumsi produk ikan kaleng baik produk dalam negeri ataupun produk luar negeri.

Dari hasil penelitian dan uji yang telah dilakukan BPOM RI sebanyak 27 jenis produk ikan kaleng positif mengandung parasit cacing terdiri dari 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri diantaranya dengan merk ABC, ABT, Ayam Brand, Botan, Cip, Dongwon, Dr Fish, Farmerjack, Fiesta Seafood, Gaga, Hoki, Hosen, IO, Jojo, Kings Fisher, LSC, Maya, Nago/Nagos, Naraya, Pesca, Poh Sung, Pronas, Ranesa, S&W, Sempio, TLC, dan TSC.

Diharyo meminta kepada Dinas maupun Instansi terkait khususnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindakop UMKM) Kabupaten Pulang Pisau untuk segera melakukan rajia secara bertahap dan menarik produk-produk ikan kaleng tersebut yang mungkin masih beredar tanpa sepengetahuan pedagang ataupun konsumen, Ia berharap jangan sampai produk tersebut dibiarkan terjual bebas dipasaran. Kemungkinan besar masih banyak warga yang tidak mengetahui informasi ini, dan bisa mengakibatkan kepada konsumen apa yang tidak kita inginkan, dengan adanya tindak lanjut dari Disperindakop agar ke 27 produk ikan kaleng yang dilarang tersebut tidak lagi beredar, ditoko maupun dipasaran pungkasnya.(Kaltengnews/romi)

- Info Redaksi Kalteng News -