Kejari Pulpis Kembangkan Penyelidikan Proyek Pemulihan Kawasan Kumuh

KALTENGNEWS, Pulang Pisau – Kejaksaan Negeri Pulang Pisau (Pulpis) Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini tengah menangani kasus dugaan korupsi proyek program infrastuktur dan pemukiman Kementrian Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), yakni program Pemulihan Kawasan Kumuh di Kecamatan Kahayan Hilir. Proyek senilai 6.3 milyar tersebut, dalam pelaksanaan pembangunannya di nilai terdapat unsur kejanggalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan.

Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau (Pulpis) Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Maryadi Idham Khalid SH. MH kepada wartawan,Selasa (16/1/2018) membenarkan, bahwa saat ini Kejaksaan Negeri Pulang Pisau sedang mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan pemulihan kawasan kumuh di Kecamatan Kahayan Hilir.

Hal tersebut kata Maryadi, menindaklanjuti laporan yang di sampaikan masyarakat. ” Setelah kita telaah dan kita dalami, terdapat kejanggalan dan potensi kerugian kerugian negara cukup besar, ” terang Maryadi

Menurutnya, proyek pemulihan kawasan kumuh di Kecamatan Kahayan Hilir tersebut merupakan program kementrian Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) pusat dengan alokasi anggaran mencapai 6,3 milyar.

Saat ini kata Maryadi, proses penyelidikan oleh bagian Intel sudah selesai dan sudah di limpahkan ke badang Pidana Khusus (Pidsus) guna di lakukan tahap pengembangan perkara ini.

” Dengan selesainya penyelidikan oleh bidang Intel, maka statusnya di limpahkan ke bidang Pidsus. Selanjutnya akan di lakukan pengembangan perkara ini, dengan memanggil pihak-pihak terkait yang ada di dalamnya, ” terang Kajari Pulpis H. Maryadi Idham Khalid SH. MH (RH/Kaltengnews)

- Info Redaksi Kalteng News -