Ko Sulit Mendapatkan Pekerjaan Di Pulang Pisau. Pengaguran Bertambah

KALTENGNEWS, Pulpis- Kabupaten Pulang Pisau dengan Julukan Bumi “Handep Hapakat” yang resmi menjadi kabupaten pecahan dari kabupaten asal atau lama yaitu Kabupaten Kapuas Propinsi Kalimantan tengah, sudah belasan tahun yang telah lalu, alhamdulillah pembangunan ada dimana-mana, seperti Kantor Bupati Baru,Kantor DPRD baru dan masih banyak lagi pembangunam lainnya seperti Jalan dan Jembatan.Dan Kabupaten Pulang Pisaupun, sudah dipimpin oleh orang-orang terbaik H.Akhmad Amur menjadi Bupati Pulang Pisau selama dua periode berturut-turut, dan sampai saat ini Bupati Pulang Pisau H.Edy Pratowo.

Rudi alias Tuyul yang juga salah satu tokoh pemuda Pulang pisau saat dibincangi mengatakan, kami sebagai warga Pulang Pisau sangatlah bersyukur dan berterima kasih kepada pemimpin-pemimpin kita yang sudah purna tugas maupun kepada Bupati yang saat ini masih bertugas,atas pembangunan-pembangunan yang sudah dilaksanakan di bumi “Handep Hapakat” ini.

Tuyul sapaan akrabnya, menyayangkan kepada Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau khususnya Bupati yang sudah purna tugas maupun yang masih menjabat sampai sekarang, dalam pembangunan-pembangunan yang sudah dilaksanakan kurang memberikan kesempatan kepada orang pribumi ataupun masyarakat yang memang berdomisili dipulang Pisau.Dan kalaupun kami masyarakat lokal tidak mampu mengerjakan kegiatan yang besar,setidaknya kan kegiatan yang kecil-kecilkan juga ada! nah apakah semua kegiatan ataupun pekerjaan yang ada di Kabupaten Pulang Pisau haruskah semua orang yang bukan domisili Pulang Pisau yang mengerjakan atau melaksanakannya?.

“Ia melanjutkan cerita, ini yang saya alami kalau tidak salah hampir lebih sudah dari satu tahun saya membuat lamaran pekerjaan dan saya tujukan agar bisa bekerja kembali di Dinas Perikanan, sebagai apalah yang penting bisa menghasilkan duit buat menyambung hidup, lamaran saya langsung saya masukan waktu itu melewati ajudan bupati dan kata ajudannya nanti daya hubungi lagi alhamdulillah sudah hampir atau lebih satu tahun belum juga dipanggil-panggil, sesalnya menyayangkan”. (RH/Kaltengnews)

- Info Redaksi Kalteng News -