Oknum SDN Kahlir Masih  Saja Minta Tebusan Buku Pelajaran

KALTENGNEWS,Pulpis- Diera keterbukaan publik dan imformasi seperti saat ini, dan pemerintah daerah,provinsi maupun pemerintah pusat dari berbagai macam cara untuk meningkatkan mutu pendidikan sampai jenjang atau kelas IX,apapun cara dan alasannya anak usia bersekolah wajib harus sekolah, apalagi alasan putus sekolah tidak memiliki biaya.

Berdasarkan bukti dan data lapangan yang kami miliki ada-ada saja ulah oknum guru SDN yang meminta tebusan kepada murid-murid didiknya buku paket pelajaran tersebut digandakannya dari yang asli dengan cara fotocopy dan dijilidkan,meminta kepada anak didik kisaran 25 ribu katanya bisa dengan cara mengangsur.

Salah satu orang tua murid Romi Hidayat yang berpropesi sebagai wartawan, sangat keberatan dengan olah  oknum guru tersebut dan meminta agar jangan melakukan apapun bentuknya,alasan dengan dalih tidak mempunyai anggaran padahal sepengetahuan kami, sekolah negri maupun swasta, jenjang dasar sampai dengan jenjang lanjutan semua biaya anak murid usia sekolah sudah ada yang menjamin dan mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah,provinsi maupun pemerintah pusat.

Romi menambahkan hal yang demikian meminta uanh kepada anak didiknya dengan bermacam alasan jangan sampai terjadi lagi disekolahan manapun umumnya yang ada diwilayah NKRI, agar dunia pendidikan benar-benar terwujud apa yang sudah menjadi cita-cita mulia dari petinggi negara Republik Indonesia tercinta ini,pungkasnya.(HERLI/KALTENGNEWS)

- Info Redaksi Kalteng News -