Penyelidikan di-Hentikan Karena Kerugian Negara di Kembalikan

Kaltengnews,Pulpis-Pulang Pisau – Kejaksaan Negeri Pulang Pisau tidak melanjutkan proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan buku pengadaan, buku referensi dan buku panduan pendidik untuk 23 Sekolah yang ada di Kabupaten Pulang Pisau  yang bersumber dari APBD 2016.

Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, Triono Rahyudi didampinggi Kasi Pidsus Amir Giri, Kepala Inspektorat, Sapri Junjung dan Sekretaris DPKAAD, Uhing menjelaskan bahwa aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) / lnspektorat Kabupaten Pulang Pisau mengirimkan Surat Nomor : 700/371/ITKAB-PP/IX/2018 tanggal 17 Oktober 2018 perihal Koordinasi Laporan Tindak Pidana Korupsi, yang pada intinya Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau sangat kooperatif dan bersikap proaktif untuk mengembalikan selisih kemahalan pada kegiatan pengadaan buku tahun anggaran 2016 dan 2017 sesuai dengan perhitungan sendiri dari tim penyelidik sebesar Rp. 390.642.723.

Triono mengatakan atas pertimbangan tersebut dan memperhatikan surat Jaksa Agung Muda Tindak pidana khusus Kejaksaan Agung RI nomor B-260/F/Fd.1/02/2018 tanggal 12 Pebruari 2018 tentang peningkatan kinerja dan kualitas dalam penanganan perkara jo.surat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung RI nomor B-765/F/Fd.1/04/2018 tanggal 20 April 2018 tentang petujuk teknis penanganan perkara tindak pidana korupsi tahap penyelidikan, maka tim penyelidik berpendapat apabila para pihak yang terlibat bersikap pro aktif dan bersedia mengembalikan seluruh selisih kemahalan pada kegiatan pengadaan tersebut, dapat segera dikembalikan ke Kas Negara atau daerah dikarenakan penjualan pada pengadaan barang dan jasa oleh negara atau daerah adalah hak negara berdasarkan Pasal 16 UU nomor 45 tahun 2013.

“Lanjut Triono menjelaskan, dengan demikian proses ini dihentikan dan ditutup, dan tidak perlu lagi ditingkatkan ke tahap penyelidikan, dikarenakan tidak terdapat kerugian keuangan negara atau daerah”. ( Kaltengnews,RH/MRT )

- Info Redaksi Kalteng News -