KALTENGNEWS.COM – Ramadan tahun ini semakin bermakna bagi warga Banjarbaru. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) kembali hadir dengan aksi nyata melalui pasar murah bertajuk Terang Berkah Ramadan. Program ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) PLN untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mendukung ketahanan pangan.

PLN tidak sendiri dalam menjalankan program ini. Perusahaan menggandeng Kementerian Sosial Kota Banjarbaru melalui Pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) yang tersebar di seluruh kelurahan. Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan untuk masyarakat prasejahtera dengan harga spesial Rp 50.000 per paket. Setiap paket berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, dan 2 liter minyak goreng, sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Masyarakat pun berbondong-bondong datang untuk membeli sembako murah ini. Supiah (72), warga Kelurahan Mentaos, Banjarbaru Utara, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah dari PLN.

“Alhamdulillah, bantuan sembako ini sangat membantu saya. Harga kebutuhan pokok belakangan ini cukup tinggi, jadi dengan adanya pasar murah ini, saya bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Semoga program ini tetap berlanjut. Terima kasih PLN,” ungkapnya.

Warga Bersyukur dengan Adanya Pasar Murah

Hal yang sama dirasakan Nor Afliat (44), seorang buruh harian yang juga ikut membeli paket sembako murah.

“Saya sangat bersyukur bisa membeli paket sembako ini. Kadang penghasilan saya tidak menentu, apalagi di bulan puasa dan menjelang hari raya, kebutuhan semakin banyak. Terima kasih PLN dan semua pihak yang sudah membantu,” ujarnya.

PLN tidak sekadar menjual sembako murah, tetapi juga ingin mempererat hubungan dengan masyarakat. Perusahaan ingin memastikan bahwa program ini benar-benar berdampak langsung bagi warga yang membutuhkan.

General Manager PLN UID Kalselteng, Ahmad Syauki, menegaskan bahwa pasar murah ini adalah salah satu wujud nyata kepedulian sosial PLN terhadap masyarakat.

“Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat. Kami ingin membantu mereka mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih ekonomis di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang,” jelas Syauki.

Menariknya, PLN tidak hanya berhenti di program sembako murah. Perusahaan juga memastikan bahwa hasil penjualan dari program ini akan mengalir langsung untuk memasang listrik baru di fasilitas umum dan sosial, seperti musala, sekolah, serta tempat ibadah lainnya.

“Kami ingin program ini memberi manfaat lebih luas. Selain membantu masyarakat mendapatkan sembako murah, kami akan memanfaatkan dana yang terkumpul untuk meningkatkan akses listrik di fasilitas sosial. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan langsung kehadiran PLN,” tutup Syauki.

PLN berharap program ini tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. ***