Ribuan Hektar Sawah  di Serang Hama Petani Merugi

KALTENGNEWS,Pulpis-Pemerintah Negara Republik Indonesia,sudah beberapa tahun kedepan ini menggalakan pertanian menjadi salah satu program pertahanan negara. Terbukti adanya keterlibatan dari aparatur Negara seperti TNI (Tentara Nasional Indonesia), dan Lembaga-lembaga lainnya yang juga ikut serta mensukseskan swasembada pangan.Ironis sangatlah miris dan disayangkan, salah satu penyumbang terbesar menyediakan pangan atau beras untuk Kabupaten Pulang Pisau.Yaitu desa tahai baru kecamatan maliku Kabupaten Pulang Pisau Propinsi Kalimantan tengah.

Salah satu anggota petani mengatakan kepada KALTENGNEWS yang tidak mau disebutkan namanya, memang benar mas, sawah kami ribuan hektar diserang oleh  hama wereng dan potong leher dan ada juga optimalisasi lahan bantuan  dari pemerintah Kabupaten Pulang,anggaran APBN tahun 2017 sebanyak 50 hektar dan dikelola oleh kelompok Tani “PETRUK” desa Tahai baru.

“Ia menambahkan kami warga yang mengelola sudah berusaha mencoba berbagai macam racun maupun obat sudah di gunakan dan belum ada hasil bahkan pendapatan kami berkurang drastis dari sebelum-sebelumnya ungkap pak petani yang sangat mengharapkan hasil panenannya”.

“Disampaikannya, padi yang kami gunakan yang berumur 3 bulan sudah panen, awal bercocok tanam bulan 10 tahun kemaren, dan kalau tidak salah memang ada petugas penyuluh yang turun sebanyak  2 kali pak Rokim namanya, bahkan petugas penyuluhpun mengatakan untuk hama tersebut tidak ada obatnya,menceritakan dan berharap agar pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dapat memberikan solusi dan mengatasi permasalahan

Sampai berita ini diterbitkan Petugas penyuluh yang bertugas didesa Tahai baru Kecamatan Maliku belum bisa ditemui ataupun dihubungi karna tidak memiliki no kontaknya, agar bisa menjelaskan ataupun memberikan jalan keluar.(ANTO/RH/KALTENGNEWS)

- Info Redaksi Kalteng News -