Sadar Hukum, Warga Ini Serahkan Senjata Api Rakitan ke Polsek

 

KALTENGNEWS,Barito Timur – sangat luar biasa kesadaran Mayarakat Dengan kesadaran hukum yang patut diapresiasi, Emos (53) Warga Dusun Gunung Karasik, Desa Apar Batu, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalteng, datang ke Polsek Awang jàjaran Polres Bartim dengan maksud menyerahkan senjata api rakitan miliknya, Jumat (29/12/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Selanjutnya, Kanit Intelkam Polsek Awang Bripka Widarianto dan petugas Bhabinkamtibmas Desa Apar Batu Brigadir Heru Satria bersama Pak Emos berangkat menuju kediamannya di Dusun gunung Karasik untuk mengambil senjata api rakitan tersebut.

“Senjata api rakitan atau lebih dikenal dengan istilah dum-duman jenis laras panjang diserahkan dengan suka rela dan dengan kesadaran hukum yang tinggi oleh Pak Emos kepada kami di depan rumahnya dengan disaksikan tokoh agama Hindu Kaharingan setempat,” kata Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan, SIK melalui Kapolsek Awang Iptu Suroso Pawoh.

Senjata dum-duman yang diserahkan tersebut memiliki laras dengan panjang 80 CM dengan kondisi berkarat, popor senjata terbuat dari kayu dàn kemudian diamankan ke Polsek Awang.

“Senjata tersebut saat ini sudah kita amankan di Polsek Awang dan secepatnya akan dimusnahkan,” ujarnya.

Kapolsek Awang menjelaskan berdasarkan perintah Kapolres Bartim, pihaknya telah melakukan imbauan kepada masyarakat melalui bhabinkamtibmas dan para Kades untuk menyerahkan senjata api rakitan apabila ada yang memiliki atau menyimpannya. Hasilnya Polsek Awang telah menerima 1 pucuk senjata api rakitan dari warga Gunung Karasik.

Sementara itu menurut Pak Emos senjata api rakitan tersebut dulunya digunakan untuk berburu babi hutan, namun sudah lama tidak digunakan dan tidak diperlukan lagi. “Saya tidak memerlukan senjata api itu, ketika ada imbauan dari Polisi, saya langsung lapor untuk menyerahkanya,” jelasnya

Polres Bartim dan jajaran juga terus mengimbau kepada masyarakat Barito Timur apabila memiliki senjata api agar segera menyerahkan kepada Kepolisian baik melalui Polsek atau petugas Bhabinkamtibmas.

“Bagi masyarakat yang dengan sukarela menyerahkan, Polres Bartim mengucapkan terimakasih dan tidak akan memproses secara hukum. Namun apa bila Kepolisian mendapat informasi ada warga yang masih menyimpan senjata api akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (Kaltengnews)

- Info Redaksi Kalteng News -