SUGIANTO SABRAN Gubernur Kalteng Hadiri Acara Puncak BBGRM, Singgung Perusahaan Nakal

Kaltengnews,Mura – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran bersama rombongan menghadiri acara puncak Bulan Bakti Gotong Royong (BBGRM) Ke – 15 dan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke – 46 serta Hari Keluarga Nasional Ke – 25 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018 yang dipusatkan di Desa Muara Jaan, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya.

Acara puncak itu juga dihadiri oleh Bupati, Plt Bupati dan Pjs Bupati/Walikota Se-Kalimantan Tengah, Camat, Lurah dan Kepala Desa Se-Murung Raya.

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Tengah ada menyinggung salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan di Murung Raya yang izinnya sudah dicabut oleh Menteri ESDM pada tahun 2017 lalu, tapi sampai saat ini masih beroperasi.

“Asmin Koalindo Tuhup (AKT) itu izinnya sudah dicabut oleh Menteri ESDM, tapi masih beroperasi mengeruk sumber daya alam di Murung Raya. Oleh karena itu beberapa waktu yang lalu saya telah meminta kepada aparat kepolisian  agar menahan tongkang yang membawa material batubara yang berasal dari PT AKT yang melewati Barito Utara dan Barito Selatan”, kata Sugianto Sabtu siang (7/4/2018) di Desa Muara Jaan.

Dalam kesempatan itu pula Sugianto berpesan agar jika ada permasalahan antara masyarakat dengan perusahaan, masyarakat jangan dibenturkan dengan oknum aparat keamanan. Karena aparat keamanan merupakan bagian dari masyarakat kita sendiri.

“Di PT AKT ada sekitar 2.000 karyawan yang terdiri dari tenaga kerja lokal dan kiriman dari luar daerah yang bakal kehilangan pekerjaan jika PT AKT tutup, tapi saya lebih memilih membela nasib ratusan ribu masyarakat saya yang hidupnya juga masih miskin. Permasalahan tentang PT AKT ini sudah saya sampaikan kepada Menteri ESDM dan juga kepada Presiden. Besok saya akan meninjau langsung ke PT AKT”, tandas Sugianto. (apa/kaltengnews)

- Info Redaksi Kalteng News -